Kamis, 19 Juli 2018

Penjelasan Objek Studi Geografi: Material & Formal

Objek Studi Geografi ~ Geografi merupakan cabang ilmu yang sangat luas, karena erat kaitanya dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti biologi, geologi, antropologi, zoologi, dan lain sebagainya. Untuk itu, para pakar geografi menyimpulkan mana saja yang termasuk objek kajian geografi. Dan dua objek kajian geografi pun dicetuskan, yaitu objek material dan objek formal.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai objek-objek kajian geografi tersebut, yang tentunya disertai juga dengan contohnya. | Catatan Siswa

Geografi, Objek Studi Geografi, Objek Kajian Geografi, Objek Material Geografi, Objek Formal Geografi, Pengertian Geografi, Pendekatan Geografi.
Penjelasan Objek Studi Geografi: Material & Formal | www.catatansiswa.com

Objek Material

Objek geografi adalah geosfer yang terdiri dari litosfer (kerak bumi), atmosfir (lapisan udara), hidrosfer (lapisan air), biosfer (hewan dan lapisan tanaman), dan anthroposfer (lapisan manusia). Lapisan sebenarnya dipelajari juga oleh bidang sains lainnya.

Contohnya adalah studi litosfer oleh Geologi, atmosfer oleh Klimatologi, Geofisika dan Meteorologi, hidrosfer oleh Hidrologi, Biosfer oleh Biologi, dan antroposfer oleh disiplin ilmu, seperti Sosiologi, Antropologi, Politik, Ekonomi, dan bidang lainnya.

BACA JUGA:1. Pengertian Geografi2. Konsep Dasar Geografi

Dimana posisi geografi? Bumi dan kehidupan manusia dipelajari oleh geografi secara terpadu. Hubungan dan pengaruhnya terhadap interkoneksi antara faktor fisik dan manusia secara keseluruhan juga dipelajari oleh geografi. Sehingga dapat disimpulkan, geografi berada di dua pijakan antara ilmu pengetahuan alam dan ilmu sosial.

Sedangkan untuk karakteristik geografi adalah sebagai berikut.


  1. Geografi melihat permukaan bumi sebagai lingkungan manusia dan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan manusia.
  2. Geografi melihat penyebaran manusia di ruang angkasa dan bagaimana ruang dengan semua sumber dayanya.
  3. Geografi melihat karakteristik suatu daerah sehingga kesamaan dan perbedaan daerah di permukaan bumi dapat dilihat dengan jelas.
  4. Dalam mempelajari fenomena, geografi selalu menghubungkannya dengan unsur lokasi, jarak, distribusi, keterkaitan, pergerakan, dan regionalisasi suatu wilayah.


Misalnya dalam mengkaji masalah banjir. Geografi tidak hanya melihat luas genangan, kedalaman, dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia, namun juga mengulas bagaimana latar belakang fenomena banjir. Bagaimana penggunaan lahan hulu, budidaya lahan, kemiringan, intensitas curah hujan, dan faktor sosial budaya penduduk lokal di daerah sungai bagian atas?

Studi tentang ukuran dan kepadatan populasi, kepemilikan lahan, cara budidaya, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kebiasaan lainnya dalam memanfaatkan potensi lingkungan. Kemudian, juga diamati bagaimana peran daerah hilir sebagai daerah limpasan air, seperti luas kedalaman sungai, penggunaan lahan, dan faktor sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar sungai.

Objek Formal

Objek geografi formal adalah cara mencari dan memikirkan gejala-gejala yang ada di permukaan bumi. Gejalanya bersifat fisik dan sosial. Pemandangan geografis objek formal bisa dilihat dari tata ruang (tata ruang) yang meliputi:


  1. Pola penyebaran gejala tertentu pada permukaan bumi (pola spasial);
  2. hubungan atau hubungan antara fenomena atau fenomena (spatial system); dan
  3. perkembangan atau perubahan yang terjadi pada gejala (spatial process).


Dari tampilan objek formal, akan ada beberapa pertanyaan yang dikenal dengan 5 WH + 1H yaitu what (apa), where (dimana), when (kapan), who (siapa), why (kenapa) dan how (bagaimana). Pertanyaan ini untuk mengetahui gejala di permukaan bumi sehingga hasil deskripsi jelas sebagai cara pandang geografi.

wilayah kesatuan daerah yang menunjukkan karakteristik tertentu atau ciri khas yang dapat dibedakan dari daerah lain merupakan tema yang paling mendasar dari objek formal geografi. Karakteristik suatu tempat mungkin bersifat fisik, manusia, atau gabungan karakteristik keduanya.

Ada banyak cara untuk menentukan wilayah tergantung kriteria apa yang akan digunakan (kriteria fisik, sosial, ekonomi, budaya, politik, bahasa, agama, etnis, dan lainnya). Ruang lingkup wilayahnya sangat bervariasi, seperti desa, kota, kabupaten, provinsi, negara, atau asosiasi internasional, misalnya kawasan Asia Tenggara.

BACA JUGA:
1. Prinsip-prinsip Geografi
2. Pendekatan Geografi

Regionalisasi pada dasarnya adalah kumpulan, klasifikasi atau pengelompokkan suatu wilayah ke wilayah yang sama. Dari pengelom panda akhirnya akan muncul area yang menunjukkan kesamaan dan perbedaan.

Objek formal dari studi geografi adalah perspektif spasial yang dinyatakan dalam konsep geografis. Konsep geografi sangat beragam, salah satunya meliputi lokasi, jarak, tempat, hubungan timbal balik, pergerakan dan teritorial.

Demikianlah penjelasan mengenai Objek Geografi (Formal & Material) yang disertai juga dengan contoh-contohnya. Semoga apa yang dijelaskan di atas bisa bermanfaat bagi teman-teman sekalian. Apabila ada pertanya, silahkan saja tulis melalui kolom komentar di bawah. Terima kasih.

Penjelasan Objek Studi Geografi: Material & Formal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aleesya Fathoni

0 komentar:

Posting Komentar