Selasa, 10 Juli 2018

Pengertian, Lapisan, dan Pengaruh Atmosfer

Atmosfer ~ Apakah kamu pernah mendengar atau melihat informasi perkiraan cuaca di media massa? Informasi cuaca tersebut berkaitan dengan keadaan atmosfer, yaitu tentang hujan, angin, kelembapan udara, dan suhu udara. Informasi cuaca sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, seperti dalam bidang pertanian dan transportasi. Selain dibahas tentang gejala-gejala alam yang terjadi di atmosfer, pada artikel ini juga akan dibahas mengenai pengaruh dari gejala-gejala tersebut. | Catatan Siswa

Atmosfer, Pengertian Lapisan-lapisan Atmosfer, Pengaruh Atmosfer, Manfaat Atmosfer, Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Thermosfer, Eksosfer.
Pengertian, Lapisan, dan Pengaruh Atmosfer | www.catatansiswa.com

A. Pengertian Atmosfer

Secara sederhana, atmosfer berasal dari dua kata, yaitu atmos yang berarti udara dan sfer yang berarti lapisan. Dengan kata lain, atmosfer adalah lapisan udara. Di dalam lapisan udara, terdapat banyak gas yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia, seperti oksigen dan nitrogen.

Gas yang sangat mendominasi atmosfer adalah nitrogen, yaitu hampir 4/5 bagian atmosfer. Gas lainnya adalah oksigen, argon, neon, helium, xenon, hidrogen, dan karbon dioksida. Gas-gas tersebut tetap menyelubungi bumi dan tidak terlepas keluar atmosfer karena adanya gaya gravitasi bumi. Di lapisan atmosfer ditemukan pula sejumlah uap air yang berasal dari hasil proses penguapan air di daratan, permukaan air laut, danau, serta sungai.

Menurut penelitian, jumlah gas karbondioksida di atmosfer selalu meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan penggunaan bahan bakar fosil oleh pabrik-pabrik. Selain itu, sekitar 25 km di atas lapisan permukaan bumi, terdapat lapisan yang sangat penting yaitu lapisan ozon.

Ozon merupakan sejenis oksigen yang bermuatan tinggi. Setiap molekul ozon diperkirakan mengandung tiga atom oksigen, sedangkan pada setiap molekul oksigen biasanya hanya terdapat dua atom. Lapisan ozon di atmosfer menyerap sinar ultraviolet dalam jumlah besar dari matahari.

Lapisan atmosfer bagaikan atap sebuah rumah kaca. Atmosfer dapat memperkecil perbedaan suhu udara antara siang dan malam hari. Panas cahaya matahari dapat menembus lapisan atmosfer dan menghangatkan permukaan bumi sepanjang hari. Atmosfer yang menutupi bumi juga dapat menjerat (menghalangi) energi panas matahari agar lebih lambat bergerak ke luar ruang angkasa sehingga mengurangi suhu dingin pada waktu malam hari. Apabila bumi tidak memiliki lapisan atmosfer, permukaan bumi akan memiliki perbedaan suhu udara antara siang dan malam hari yang sangat mencolok.

B. Lapisan-lapisan Atmosfer

Atmosfer juga dapat melindungi makhluk hidup di permukaan bumi dari jatuhnya pecahan-pecahan benda-benda dari luar angkasa. Diperkirakan bahwa atmosfer bumi mendapat gempuran seratus ribu juta meteor setiap hari. Namun, begitu sampai di atmosfer, meteor-meteor tersebut terbakar dan hancur menjadi gas dan debu karena bergesekan dengan gas-gas di atmosfer. Atmosfer juga mampu melindungi makhluk hidup dari bahaya sentuhan langsung dengan partikel-partikel yang bermuatan listrik dari matahari. Berdasarkan perbedaan suhu, struktur atmosfer terdiri atas lima lapisan utama, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

1. Troposfer
Troposfer merupakan lapisan terbawah dari atmosfer. Ketebalan lapisan ini diperkirakan mencapai 10 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini, setiap naik 100 meter, suhu udara turun sebesar 0.5 sampai dengan 0.64 C. Lapisan ini sngat penting bagi kelangsungan hidup organisme sebab:
  • bersentuhan langsung dengan makhluk hidup.
  • tempat berlangsungnya proses pembentukan gejala-gejala cuaca, seperti angin, hujan, atau petir
  • didominasi oleh gas yang sangat berguna bagi perkembangan makhluk hidup, seperti oksigen dan nitrogen.

2. Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan kedua atmosfer yang posisinya berada di atas troposfer. Menurut para ahli, ketinggian lapisan ini diperkirakan di atas 10 km sampai paling tinggi 50 km di atas permukaan bumi. Lapisan stratosfer sangat penting bagi kelangsungan hidup organisme di permukaan bumi karena di lapisan ini merupakan lokasi berakumulasinya gas ozon. Oleh karenanya, sering pula dinamakan sebagai ozone layer.

3. Mesosfer
Lapisan ini terletak di atas stratosfer. Ketinggian lapisan ini diperkirakan di atas 50 km sampai paling tinggi 80 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini berfungsi untuk memantulkan gelombang radio. Kamu mungkin tidak asing dengan gelombang UHF dan VHF yang merupakan sinyal gelombang televisi dan radio. Di lapisan inilah kedua gelombang tersebut dirambatkan.

4. Termosfer
Termosfer terletak di atas mesosfer dengan ketinggian di atas 80-500 km di atas permukaan bumi. Di lapisan ini terjadi kenaikan suhu udara secara tajam. Oleh karena itu, lapisan ini dinamakan termosfer (thermo artinya panas). Kenaikan suhu udara terjadi karena adanya radiasi Sinar X dan Sinar UV (ultraviolet) matahari. Di lapisan termosfer juga terjadi proses ionisasi sehingga lapisan ini disebut juga ionosfer.

5. Eksosfer
Eksosfer terletak di atas lapisan termosfer dengan ketinggian 500 km ke atas. Lapisan ini merupakan batas terluar atmosfer yang membentang ke luar angkasa dan menyatu dengan radiasi matahari. Hidrogen merupakan unsur penyusun paling utama lapisan ini. 

C. Pengaruh Atmosfer Terhadap Kehidupan

Manusia hidup di atas bumi yang diselimuti lapisan atmosfer. Dalam kesehariannya, atmosfer sangat berperan bagi kehidupan manusia maupun makhluk hidup lain. Beberapa pengaruh atmosfer bagi kehidupan di muka bumi di antaranya berikut ini.

1. Pengaruh yang Bersifar Hidrologis

Atmosfer memiliki berbagai pengaruh hidrologis (keairan) terhadap kehidupan di muka bumi. Kedua bagian ini, yaitu atmosfer dan hidrosfer, berhubungan erat menjadi sebuah siklus. Beberapa pengaruh atmosfer terhadap sifat hidrologis di muka bumi di antaranya berikut ini.
  • Karena pengaruh sinar matahari, di atmosfer bumi terjadi siklus hidrologi yang menyebabkan air yang ada di muka bumi jumlahnya selalu tetap. Siklus hidorlogi sangat berhubungan antara air, sinar matahari, dan udara. Air sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup di muka bumi.
  • Atmosfer bumi berperan bagi terjadinya berbagai gejala-gejala cuaca yang berhubungan dengan air, seprti hujan, keawanan, kabut, terjadinya pelangi, dan gejala lainnya.
  • Dengan adanya siklus hidrologi di atmosfer bumi, air yang kotor dan tercemar dapat menjadi murni kembali.

2. Pengaruh yang Bersifat Klimatologis

Atmosfer bumi sangat berperan dalam siklus iklim di dunia. Semua gejala-gejala cuaca dan iklim terjadi di atmosfer bumi sehingga pernanan atmosfer sangatlah penting. Beberapa pengaruh atmosfer terhadap iklim di duni di antaranya berikut ini.
  • Semua gejala-gejala cuaca dan iklim, yaitu temperatru (suhu) udara, kelembapan udara, curah hujan, tekanan udara, dan angin terjadi di atmosfer bumi. Cuaca dan iklim sangat penting bagi kehidupan karena semua makhluk hidup sangat terpengaruh terhadapnya.
  • Dengan adanya atmosfer bumi, cuaca dan iklim, dapat berlangsung terus menerus bagi keseimbangan kehidupan di muka bumi.
  • Atmosfer menjadi penyaring sinar matahari. Sinar matahari yang masuk ke muka bumi sebagian ada yang diserap dan sebagian dipantulkan kembli. Karna proses ini, temperatur udara di muka bumi cenderung stabil.

3. Pengaruh Terhadap Makhluk Hidup

Lapisan atmosfer menyelimuti bumi di mana semua makhluk hidup tinggal. Karenya, atmosfer bumi memiliki peranan-peranan terhadap makhluk hidup berikut ini.
  • Atmosfer beperan bagi makhluk hidup di muka bumi. Semua makhluk hidup bernafas dan memerlukan udara. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyediakan udara bagi semua makhluk hidup.
  • Atmosfer berperan menjadi perisai bagi bumi terhadap berbagai benda asing yang mendekati bumi. Benda-benda asing yang bergerak mendekat karena gravitiasi bumi, hancur sebelum sampai ke bumi oleh lapisan ekosfer. Karenanya, semua makhluk hidup bebas dari pengaruh benda-benda sing di luar atmosfer bumi.
  • Atmosfer berfungsi dalam penyaringan jenis-jenis sinar matahari. Sinar ultraviolet sebagian diserap oleh laisan ozon di atmosfer. Penyerapan sinar ultraviolet ini sangat penting karena melindungi manusia dari risiko terkenan penyakit kanker kulit.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai Atmosfer (Pengertian, Lapisan, dan Pengaruh), semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi teman-teman sekalian. Jika ada diantara kalian yang ingin menanyakan sesuatu perihal pemaparan di atas, mohon tuliskan pertanyaan tersebut melalui kolom komentar di bawah. Terima kasih..

Pengertian, Lapisan, dan Pengaruh Atmosfer Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aleesya Fathoni

0 komentar:

Posting Komentar