Sabtu, 30 Juni 2018

Asal Usul Alam Semesta: Teori Big Bang

Alam Semesta kita itu kuno dan luas, dan berkembang lebih jauh dan lebih cepat setiap hari. Alam semesta yang berkembang cepat, fenomena energi gelap yang tampaknya penyebab perkembangan alam semesta, dan teka-teki lainnya merupakan beberapa teka-teki kosmologi yang masih belum terjawab. | Catatan Siswa

Ada saat ketika para ilmuwan menganggap Bumi berada di pusat alam semesta. Pada akhir 1920-an, kita tidak menyadari bahwa galaksi kita hanyalah satu dari sekian banyak di alam semesta yang luas.

Baru kemudian kita menyadari bahwa galaksi-galaksi lain melarikan diri dari kita - ke segala arah - dengan kecepatan yang lebih tinggi. Demikian juga dalam beberapa dekade terakhir, pemahaman kita tentang alam semesta telah berkembang cepat.

Alam Semesta, Asal Usul Alam Semesta, Teori Alam Semesta, Keajaiban Alam Semesta.
Asal Usul Alam Semesta: Teori Big Bang | www.catatansiswa.com

Teori paling populer tentang asal mula alam semesta yaitu bencana alam kosmik yang tak ada bandingannya dalam sejarah - teori ledakan besar (big bang theory).

Teori ini lahir dari pengamatan bahwa galaksi lain bergerak menjauh dari jangkauan kita sendiri dengan kecepatan tinggi, ke segala arah, seolah-olah semuanya didorong oleh kekuatan peledak kuno.

APA ITU TEORI LEDAKAN BESAR (BIG BANG THEORY)?

Sebelum ledakan besar, para ilmuwan percaya bahwa seluruh luas alam semesta yang dapat diamati, termasuk semua masalah dan radiasinya, dikompres menjadi massa yang padat dan panas beberapa milimeter. Kondisi semacam ini yang hampir tidak dapat dipahami ini hanya ada sepersekian detik.

Pendukung Big Bang menunjukkan bahwa sekitar 10 miliar sampai 20 miliar tahun yang lalu, sebuah ledakan besar memungkinkan semua materi dan energi yang dikenal alam semesta - bahkan ruang dan waktu sendiri - berasal dari beberapa jenis energi kuno dan tidak diketahui.

Teorinya berpendapat bahwa, dalam sekejap - satu triliun triliun detik - setelah big bang, alam semesta berkembang dengan kecepatan yang tidak dapat dipahami dari asalnya yang berukuran kecil sampai ke lingkup astronomi. Ekspansi tampaknya terus berlanjut, namun jauh lebih lambat, selama miliaran tahun berikutnya.

Para ilmuwan tidak bisa memastikan dengan tepat bagaimana alam semesta berevolusi setelah big bang. Banyak yang percaya bahwa seiring berlalunya waktu dan materi didinginkan, semakin beragam jenis atom mulai terbentuk, dan akhirnya mereka terkondensasi menjadi bintang dan galaksi di alam semesta kita saat ini.

ASAL-USUL TEORI LEDAKAN BESAR (BIG BANG THEORY)

Seorang pendeta Belgia bernama Georges LemaƮtre pertama kali mengemukakan teori big bang di tahun 1920an saat dia berteori bahwa alam semesta dimulai dari satu atom purba.

Gagasan tersebut kemudian mendapat dorongan besar dari pengamatan Edwin Hubble bahwa galaksi melaju menjauh dari bumi ke segala arah, dan dari penemuan radiasi gelombang mikro kosmik oleh Arno Penzias dan Robert Wilson.

Cahaya radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik, yang ditemukan di seluruh alam semesta, dianggap sebagai sisa cahaya yang nyata dari ledakan besar.

Radiasi tersebut mirip dengan yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal TV via antena. Tapi itu adalah radiasi tertua yang diketahui dan mungkin menyimpan banyak rahasia tentang momen paling awal di dunia ini.

Teori big bang meninggalkan beberapa pertanyaan besar yang belum terjawab. Salah satunya adalah penyebab asli dari big bang itu sendiri.

Beberapa jawaban telah diajukan untuk menjawab pertanyaan mendasar ini, namun tidak ada yang terbukti - dan bahkan cukup menguji mereka telah terbukti menjadi tantangan yang berat.

Jadi untuk menyimpulkan Asal Usul Alam Semesta kita cuma hanya menyampaikan asumsi dari teori yang ada, yang pada artikel ini berfoskus pada teori ledakan besar atau big bang theory.

Asal usul alam semesta yaitu berasal dari satu atom purba yang sangat padat kemudian meledak yang menyebabkan semua materinya tersebar.

Tersebarnya materi tersebut menyebabkan perluasan ruang dan waktu dan terus berkembang hingga sekarang.

Semoga apa yang dipaparkan di atas bisa bermanfaat. Terima kasih. 

Asal Usul Alam Semesta: Teori Big Bang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aleesya Fathoni

0 komentar:

Posting Komentar